zeitgeist Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Zeitgeist
Definisi:
Zeitgeist adalah istilah yang berasal dari bahasa Jerman yang secara harfiah berarti “jiwa zaman.” Ini merujuk pada karakteristik, suasana, dan ide-ide yang mendominasi atau menjadi ciri khas suatu periode tertentu dalam sejarah, terutama yang berkaitan dengan kebudayaan, filosofi, dan seni. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan tren, pandangan, dan pemikiran yang prevalen pada masyarakat pada waktu tertentu.
Penggunaan:
Zeitgeist digunakan dalam konteks analisis budaya untuk menggambarkan bagaimana nilai dan keyakinan masyarakat dibentuk oleh pengalaman kolektif di era tertentu. Contoh penggunaannya adalah: “The zeitgeist of the 1960s was characterized by social change and rebellion against authority.”
Etimologi:
Kata ini berasal dari bahasa Jerman, di mana “Zeit” berarti “waktu” atau “zaman,” dan “Geist” berarti “jiwa” atau “roh.” Istilah ini telah digunakan dalam pemikiran filosofis dan analisis budaya sejak akhir abad ke-18.
Pelafalan:
/ˈzaɪtɡaɪst/ (zайт-gайst)
Sinonim:
- Spirit of the age
- Cultural climate
- Intellectual climate
Antonim:
- Timelessness
- Anachronism (dalam konteks ide atau nilai yang tidak sesuai dengan zaman)
Dengan semua informasi ini, zeitgeist menjadi istilah penting dalam memahami bagaimana konteks historis dan kultural dapat membentuk cara pandang dan perilaku masyarakat pada waktu tertentu.
-
The movie captures the zeitgeist of the 1960s with its vibrant music and fashion.
Film tersebut menangkap zeitgeist tahun 1960-an dengan musik dan fesyennya yang berwarna-warni. -
Many artists in the modern era reflect the zeitgeist of social media and digital connectivity.
Banyak seniman di era modern mencerminkan zeitgeist media sosial dan konektivitas digital. -
The novel is considered a perfect representation of the zeitgeist of the post-war generation.
Novel tersebut dianggap sebagai representasi sempurna dari zeitgeist generasi pasca perang. -
Fashion trends often change with the zeitgeist, influenced by current events and cultural shifts.
Tren mode sering berubah sejalan dengan zeitgeist, dipengaruhi oleh peristiwa terkini dan perubahan budaya. -
Understanding the zeitgeist can help marketers create campaigns that resonate with their audience.
Memahami zeitgeist dapat membantu pemasar menciptakan kampanye yang beresonansi dengan audiens mereka.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com