weeping Dalam Bahasa Indonesia
Weeping
Definisi: Weeping adalah bentuk gerund dari kata kerja “weep,” yang berarti menangis atau mengeluarkan air mata, biasanya sebagai respons terhadap emosi yang mendalam seperti kesedihan, penyesalan, atau kegembiraan. Weeping juga bisa merujuk pada proses mengeluarkan sesuatu (misalnya air) dalam bentuk tetesan, seperti di tanaman atau pada benda tertentu.
Penggunaan:
- Dalam kalimat: “She was weeping uncontrollably at the funeral.” (Dia menangis tak tertahankan di pemakaman.)
- Dalam konteks yang lebih luas: “The weeping willow tree swayed gently in the breeze.” (Pohon willow yang menangis bergoyang lembut di angin.)
Etimologi: Kata “weeping” berasal dari bahasa Inggris Kuno “wēpan,” yang berarti “menangis” atau “mengeluarkan air mata.” Bentuk ini telah berkembang dalam bahasa Inggris menjadi “weep” dan bertransformasi ke bentuk gerund “weeping.”
Pelafalan: /ˈwiː.pɪŋ/
Sinonim:
- Crying
- Sobbing
- Wailing
- Lamenting
Antonim:
- Laughing
- Rejoicing
- Celebrating
Weeping sering digunakan dalam konteks emosional yang sangat kuat, baik dalam sastra maupun percakapan sehari-hari, menggambarkan suatu ekspresi dari kesedihan atau rasa kehilangan.
-
The child was weeping softly after losing her favorite toy.
Anak itu menangis pelan setelah kehilangan mainan kesayangannya. -
He found her weeping at the corner of the park.
Dia menemukannya menangis di sudut taman. -
The movie was so touching that many in the audience were weeping.
Film itu sangat mengharukan sehingga banyak di antara penonton yang menangis. -
She couldn’t stop weeping during the heartfelt speech.
Dia tidak bisa berhenti menangis selama pidato yang mengharukan itu. -
The weeping willow by the river always seemed to reflect her sadness.
Pohon willow yang menangis di tepi sungai selalu tampak mencerminkan kesedihannya.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com