vanity Dalam Bahasa Indonesia
Vanity
Definisi:
Vanity refers to excessive pride or admiration of one’s own appearance or achievements. It can also denote futility or worthlessness, particularly in the context of putting too much value in superficial aspects rather than deeper qualities.
Penggunaan:
- In a sentence: “Her vanity often led her to spend hours in front of the mirror, fixating on her looks rather than her talents.”
- As a noun, it often appears in phrases such as “vanity publishing” (the practice of publishing at one’s own expense) or “vanity plate” (customized vehicle registration plate).
Etimologi:
Kata “vanity” berasal dari bahasa Latin “vanitas,” yang berarti “kekosongan” atau “kedaifan.” Dalam bahasa Prancis Kuno, kata ini menjadi “vanité,” yang mempertahankan makna batu kosong atau tanpa substansi. Dalam konteks ini, vanity mengacu pada hal-hal yang tampaknya terlihat luar tetapi tidak memiliki kedalaman atau makna yang lebih besar.
Pelafalan:
/ˈvæn.ɪ.ti/ (Dalam notasi IPA).
Sinonim:
- Conceit
- Pride
- Arrogance
- Self-importance
- Narcissism
Antonim:
- Humility
- Modesty
- Selflessness
- Meekness
Kata ini seringkali memiliki konotasi negatif, merujuk pada sikap yang superficial atau obsesi dengan penampilan di atas nilai-nilai yang lebih dalam.
-
Her vanity often prevents her from seeing her flaws.
Kecantikannya sering mencegahnya untuk melihat kekurangannya. -
He was criticized for his vanity in always flaunting his wealth.
Dia dikritik karena kesombongannya yang selalu memamerkan kekayaannya. -
Vanity is the enemy of true self-improvement.
Kesombongan adalah musuh dari perbaikan diri yang sejati. -
She looked in the mirror with vanity, admiring her reflection.
Dia melihat ke cermin dengan kesombongan, mengagumi pantulannya. -
His vanity made it difficult for him to accept constructive criticism.
Kesombongannya membuatnya sulit menerima kritik yang membangun.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com