Goong.com - Kamus Generasi Baru

supply-side economics Dalam Bahasa Indonesia

Supply-Side Economics

Definisi: Supply-side economics adalah sebuah teori ekonomi yang berpandangan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dicapai dengan meningkatkan penawaran barang dan jasa. Pendukung teori ini percaya bahwa menurunkan pajak dan mengurangi regulasi akan mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan produksi, yang pada gilirannya akan memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penggunaan: Konsep supply-side economics sering kali digunakan dalam konteks kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengurangan pajak untuk individu dan perusahaan. Misalnya, “Pemerintah menerapkan supply-side economics dengan mengurangi pajak perusahaan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.”

Etimologi: Istilah “supply-side economics” pertama kali digunakan secara luas pada tahun 1970-an, terutama selama masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan. Kata “supply” dalam bahasa Inggris berasal dari kata Latin “supplere” yang berarti “memenuhi” atau “menyediakan”, sementara “side” berasal dari bahasa Inggris Kuno “sīde,” yang berarti “sisi” atau “bagian”.

Pelafalan: /səˈplaɪ saɪd ɪˈkɒnəmɪks/

Sinonim:

  1. Trickle-down economics
  2. Reaganomics

Antonim:

  1. Demand-side economics
  2. Keynesian economics

Supply-side economics adalah sebuah pendekatan yang sering menjadi perdebatan dalam dunia ekonomi, terutama tentang keefektifan dan dampaknya terhadap masyarakat secara keseluruhan.

  1. Supply-side economics argues that lower taxes can stimulate economic growth.
    Ekonomi sisi penawaran berpendapat bahwa pemotongan pajak dapat merangsang pertumbuhan ekonomi.

  2. Many policymakers support supply-side economics to encourage investment.
    Banyak pembuat kebijakan mendukung ekonomi sisi penawaran untuk mendorong investasi.

  3. Critics of supply-side economics believe it disproportionately benefits the wealthy.
    Kritikus ekonomi sisi penawaran percaya bahwa itu secara tidak proporsional menguntungkan orang kaya.

  4. The government implemented supply-side economics in hopes of boosting job creation.
    Pemerintah menerapkan ekonomi sisi penawaran dengan harapan meningkatkan penciptaan lapangan kerja.

  5. Supply-side economics focuses on increasing production to drive economic expansion.
    Ekonomi sisi penawaran fokus pada peningkatan produksi untuk mendorong ekspansi ekonomi.

Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com