stoic Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Stoic
Definisi:
- Adjektiva: Berhubungan dengan atau menunjukkan ketahanan emosi, terutama dalam menghadapi kesulitan atau penderitaan. Seseorang yang stoic cenderung tidak menunjukkan emosi yang kuat, baik suka maupun duka, dan tetap tenang dalam situasi yang sulit.
- Substantif: Seorang pengikut filosofi Stoisisme, yaitu aliran pemikiran yang mengajarkan kontrol diri, pengendalian emosi, dan mencapai kedamaian batin melalui penerimaan terhadap segala hal yang tidak bisa diubah.
Penggunaan:
- Dalam kalimat: “Meskipun mengalami banyak kesulitan, dia tetap stoic, tidak menunjukkan ketidakberdayaan.”
- Sebagai suatu pendekatan hidup: “Dia menjalani hidup dengan prinsip-prinsip stoic, fokus pada apa yang bisa dia kendalikan.”
Etimologi: Kata “stoic” berasal dari bahasa Yunani kuno “stoa,” yang berarti “beranda” atau “serambi,” tempat di mana pengikut aliran Stoisisme berkumpul untuk berdiskusi. Stoisisme itu sendiri didirikan oleh Zeno dari Citium di Athena pada awal abad ke-3 SM.
Pelafalan: /ˈstoʊɪk/
Sinonim:
- Unemotional
- Impassive
- Resilient
- Composed
Antonim:
- Emotional
- Expressive
- Sensitive
- Reactive
Penggunaan kata “stoic” mencakup aspek kehidupan sehari-hari serta konteks filosofis, dan sangat relevan dalam pembahasan tentang kekuatan mental dan ketahanan emosional.
-
He remained stoic in the face of adversity.
Dia tetap stoik di tengah kesulitan. -
Her stoic demeanor impressed everyone at the funeral.
Sikap stoiknya mengesankan semua orang di pemakaman. -
The stoic philosophy teaches us to endure pain without complaint.
Filsafat stoik mengajarkan kita untuk menahan rasa sakit tanpa keluhan. -
Despite the challenges, he approached life with a stoic attitude.
Meskipun ada tantangan, dia menghadapi hidup dengan sikap stoik. -
She admired his stoic nature during tough times.
Dia mengagumi sifat stoiknya di saat-saat sulit.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com