orthogonal Dalam Bahasa Indonesia
Orthogonal
Definisi: Orthogonal adalah sebuah istilah yang digunakan dalam berbagai bidang, terutama dalam matematika dan ilmu komputer, yang merujuk pada kondisi dua atau lebih objek (seperti vektor atau fungsi) yang saling tegak lurus satu sama lain. Dalam konteks geometri, dua garis atau bidang dikatakan orthogonal jika sudut di antara mereka adalah 90 derajat. Dalam analisis data, orthogonal juga merujuk pada variabel yang independen satu sama lain.
Penggunaan:
- Dalam konteks matematika: “Dua vektor disebut orthogonal jika produk dot mereka adalah nol.”
- Dalam konteks statistik: “Variabel tersebut diharapkan orthogonal agar tidak menciptakan kolinearitas.”
Etimologi: Kata “orthogonal” berasal dari bahasa Yunani “orthos,” yang berarti “lurus” atau “benar,” dan “gonia,” yang berarti “sudut.” Dengan demikian, makna harfiah dari orthogonal adalah “sudut yang benar,” yang mengacu pada sudut 90 derajat.
Pelafalan: /ɔrˈθɒɡənəl/ (or-THOG-uh-nuhl)
Sinonim:
- Tegak lurus
- Independen (dalam konteks statistika)
Antonim:
- Non-orthogonal (atau collinear dalam konteks vektor)
- Berhubungan (dalam konteks statistika)
Dengan demikian, “orthogonal” mencakup baik makna geometris maupun hubungan antara elemen dalam analisis data atau statistik, menunjukkan independensi dan ketidakbergantungan antar variabel atau vektor.
-
The two vectors are orthogonal to each other in the coordinate system.
Dua vektor tersebut ortogonal satu sama lain dalam sistem koordinat. -
In machine learning, orthogonal features can improve model performance.
Dalam pembelajaran mesin, fitur ortogonal dapat meningkatkan kinerja model. -
The mathematician explained that orthogonal lines intersect at right angles.
Ahli matematika itu menjelaskan bahwa garis ortogonal berpotongan pada sudut siku-siku. -
She used an orthogonal approach to solve the complex problem.
Dia menggunakan pendekatan ortogonal untuk menyelesaikan masalah kompleks. -
The researchers found that the two experiments were orthogonal in their design.
Para peneliti menemukan bahwa kedua eksperimen tersebut ortogonal dalam desainnya.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com