masochism Dalam Bahasa Indonesia
Masochism
Definisi:
Masochism adalah suatu kondisi psikologis di mana seseorang mendapatkan kepuasan seksual atau kenikmatan dari ketidaknyamanan, rasa sakit, atau penghinaan yang dialami, baik secara fisik maupun emosional. Dalam konteks ini, individu yang mengalami masochisme mungkin suka mendapatkan rasa sakit dari mitra atau situasi tertentu sebagai bentuk kesenangan.
Penggunaan:
Masochism sering digunakan dalam konteks hubungan yang melibatkan unsur BDSM (Bondage, Discipline, Sadism, and Masochism), di mana ada kesepakatan antara pasangan mengenai kegiatan yang melibatkan rasa sakit atau kontrol.
- Contoh kalimat: “His interest in masochism led him to explore various BDSM practices with consent.”
Etimologi:
Kata “masochism” berasal dari nama penulis Austria Leopold von Sacher-Masoch, yang dikenal karena karya-karyanya yang menggambarkan hubungan di mana karakter pria mengalami penyerahan dan rasa sakit dari wanita. Istilah ini pertama kali muncul dalam penggunaan psikologis pada akhir 19th century.
Pelafalan:
/mæˈsoʊ.kɪ.zəm/ atau [mas-uh-kiz-uhm]
Sinonim:
- Sadomasochism (ketika digabung dengan sadisme)
- Self-degradation (dalam konteks emosional)
- Pain pleasure (dalam konteks pengalamannya)
Antonim:
- Sadism (kondisi di mana seseorang mendapatkan kepuasan dari memberikan rasa sakit kepada orang lain)
- Asceticism (kondisi atau praktik yang menolak kenikmatan fisik atau emosional)
Dalam bahasa dan praktek, masochism bisa muncul dalam berbagai bentuk dan tingkat, selalu berakar pada dinamika antara kesenangan dan rasa sakit yang disetujui oleh semua pihak yang terlibat.
-
Some people find masochism thrilling in certain relationships.
Beberapa orang menemukan masochisme mengasyikkan dalam hubungan tertentu. -
Masochism can sometimes be misunderstood as simply enjoying pain.
Masochisme kadang-kadang bisa salah dipahami sebagai sekadar menikmati rasa sakit. -
The book explores themes of love intertwined with masochism.
Buku itu mengeksplorasi tema cinta yang terjalin dengan masochisme. -
She admitted to her therapist that she has tendencies toward masochism.
Dia mengaku kepada terapinya bahwa dia memiliki kecenderungan terhadap masochisme. -
They discussed the psychological aspects of masochism in their class.
Mereka membahas aspek psikologis masochisme dalam kelas mereka.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com