irony Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Irony
Definisi: Irony adalah sebuah perangkat retoris atau bentuk ketika ada perbedaan antara apa yang diharapkan atau dipercaya dan apa yang sebenarnya terjadi. Dalam konteks pemakaian biasa, ini sering ditandai dengan niat untuk berkomunikasi pemahaman yang berbeda dari apa yang diucapkan, sering kali dengan cara yang lucu atau menyebalkan. Ada beberapa jenis ironi, termasuk ironi verbal (di mana kata-kata yang diucapkan berlawanan dengan maknanya yang sebenarnya), ironi situasional (di mana hasil suatu situasi berlawanan dengan yang diharapkan), dan ironi dramatis (di mana penonton mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh karakter dalam cerita).
Penggunaan:
- Verbal: “Oh, luar biasa—hujan saat hari piknik!” (di mana pernyataan tersebut menunjukkan sebaliknya).
- Situasional: Seorang pemadam kebakaran yang rumahnya terbakar.
- Dramatis: Dalam film, penonton tahu bahwa karakter yang berpikir mereka aman berada dalam bahaya.
Etimologi: Kata “irony” berasal dari bahasa Yunani “eironeía,” yang berarti “berbohong.” Dalam konteks retorika, kata ini mulai digunakan selama akhir abad ke-16 dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan sikap sarkastik atau jarak antara tema yang diharapkan dan aktualitas.
Pelafalan: /ˈaɪ.rə.ni/ (ai-ruh-nee)
Sinonim:
- Sarcasm (sarkasme)
- Satire (satir)
- Paradox (paradoks)
Antonim:
- Sincerity (ketulusan)
- Honesty (kejujuran)
- Frankness (keterusterangan)
Dengan demikian, ironi tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai cara untuk menggambarkan konflik, menyoroti ketidakadilan, atau memberikan kritik sosial dalam berbagai konteks.
-
English: The irony of the situation made everyone chuckle.
Indonesian: Ironi dari situasi tersebut membuat semua orang tertawa. -
English: It’s ironic that he won the lottery after always saying he never wins anything.
Indonesian: Sangat ironis bahwa dia memenangkan lotere setelah selalu mengatakan dia tidak pernah menang apa-apa. -
English: The irony in her speech highlighted the contradictions in their policies.
Indonesian: Ironi dalam pidatonya menyoroti kontradiksi dalam kebijakan mereka. -
English: He found it ironic that he missed the bus while trying to catch it.
Indonesian: Dia merasa ironis bahwa dia melewatkan bus saat mencoba mengejarnya. -
English: The author’s use of irony added depth to the story.
Indonesian: Penggunaan ironi oleh penulis menambah kedalaman pada cerita.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com