homophobic Dalam Bahasa Indonesia
Homophobic
Definisi: Homophobic adalah suatu kata yang digunakan untuk mendeskripsikan sikap atau perilaku yang menunjukkan ketidaksetujuan, ketakutan, atau kebencian terhadap individu yang homoseksual atau orientasi seksual yang menyimpang dari heteroseksualitas. Dalam konteks sosial, homophobia dapat manifest dalam berbagai bentuk, termasuk diskriminasi, penolakan, atau kekerasan terhadap orang-orang yang diidentifikasi sebagai gay, lesbian, biseksual, atau transgender (LGBT).
Penggunaan: Kata ini sering digunakan dalam diskusi tentang hak-hak LGBT, kebijakan anti-diskriminasi, dan budaya inklusif. Misalnya, “Perilaku homophobic di masyarakat dapat menyebabkan marginalisasi komunitas LGBT.”
Etimologi: Kata “homophobic” berasal dari dua bagian: “homo-” yang berasal dari bahasa Yunani “homos” yang berarti “sama” atau “serupa”, dan “-phobic” yang berasal dari bahasa Yunani “phobos” yang berarti “ketakutan” atau “kebencian”. Jadi, secara harfiah, homophobic dapat diartikan sebagai “ketakutan atau kebencian terhadap yang sama”, khususnya berkaitan dengan orientasi seksual.
Pelafalan: Homophobic /həˈmoʊfəˌbɪk/
Sinonim:
- Anti-gay
- Homosexuality-disapproving
- LGBT-discriminatory
Antonim:
- Inclusive
- Accepting
- Open-minded
Kata “homophobic” mencerminkan sikap negatif yang dapat memiliki dampak sosial yang signifikan, dan pemahaman akan istilah ini penting dalam upaya mencapai kesetaraan sosial dan penerimaan terhadap semua individu tanpa memandang orientasi seksual mereka.
-
The homophobic comments made by the politician sparked outrage among the community.
Komentar homofobik yang dibuat oleh politisi itu memicu kemarahan di antara masyarakat. -
Many organizations work to combat homophobic attitudes in society.
Banyak organisasi bekerja untuk memberantas sikap homofobik di masyarakat. -
His homophobic behavior alienated him from many of his friends.
Perilaku homofobiknya menjauhkannya dari banyak temannya. -
The film highlighted the struggles faced by those living in a homophobic environment.
Film tersebut menyoroti perjuangan yang dihadapi oleh mereka yang hidup di lingkungan homofobik. -
Education is key to reducing homophobic feelings and promoting inclusivity.
Pendidikan adalah kunci untuk mengurangi perasaan homofobik dan mempromosikan inklusivitas.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com