guilt Dalam Bahasa Indonesia
Guilt
Definisi: Guilt adalah perasaan atau keadaan bersalah yang muncul ketika seseorang merasa telah melakukan kesalahan, melanggar norma moral, atau tidak memenuhi kewajiban. Rasa bersalah bisa ditujukan pada tindakan yang sebenarnya dilakukan atau tentang apa yang seseorang pikir seharusnya telah dilakukan.
Penggunaan: Kata “guilt” sering digunakan untuk menggambarkan emosi yang dialami ketika seseorang menyadari bahwa tindakan mereka merugikan orang lain atau bertentangan dengan nilai-nilai pribadi mereka. Contoh penggunaan dalam kalimat: “She felt a deep sense of guilt after lying to her friend.”
Etimologi: Kata “guilt” berasal dari bahasa Inggris Kuno gylt, yang berarti “kejahatan” atau “keterikatan pada kesalahan.” Terdapat hubungan dengan kata dalam bahasa Jermanik lainnya, seperti bahasa Jerman “Schuld,” yang berarti “utang” atau “kesalahan.”
Pelafalan: Guilt diucapkan /ɡɪlt/.
Sinonim:
- Remorse
- Regret
- Shame
- Blame
Antonim:
- Innocence
- Blamelessness
- Purity
Dengan memahami kata “guilt”, kita dapat lebih memahami aspek emosional dan moral dalam perilaku manusia serta bagaimana perasaan tersebut berkontribusi terhadap pengambilan keputusan dan interaksi sosial.
-
She felt a deep sense of guilt after lying to her friend.
Dia merasakan rasa bersalah yang mendalam setelah berbohong kepada temannya. -
His guilt over the accident haunted him for years.
Rasa bersalahnya atas kecelakaan itu menghantuinya selama bertahun-tahun. -
The guilt of not visiting her grandmother weighed heavily on her heart.
Rasa bersalah karena tidak mengunjungi neneknya terasa berat di hatinya. -
He tried to push away the guilt, but it kept resurfacing.
Dia mencoba mengabaikan rasa bersalah itu, tetapi terus muncul kembali. -
The therapy sessions helped him cope with his feelings of guilt.
Sesi terapi membantunya mengatasi perasaan bersalahnya.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com