exile Dalam Bahasa Indonesia
Exile
Definisi:
Exile merujuk pada keadaan di mana seseorang dipaksa meninggalkan tempat tinggal mereka, biasanya negara asal, sering kali sebagai akibat dari tindakan pemerintah atau otoritas. Exile juga dapat merujuk pada periode di mana seseorang berada dalam keadaan tersebut, atau kepada orang yang berada dalam keadaan pengasingan ini.
Penggunaan:
- “The political dissident was forced into exile to escape persecution.”
- “Living in exile, she often felt homesick for her native country.”
Etimologi:
Kata “exile” berasal dari bahasa Latin “exilium,” yang berarti “pengasingan.” Kata tersebut kemudian diadopsi ke dalam bahasa Prancis Kuno sebagai “exil,” sebelum masuk ke dalam bahasa Inggris pada abad ke-14.
Pelafalan:
/ˈɛk.saɪl/ (eks-AIL)
Sinonim:
- Banishment
- Deportation
- Expatriation
- Isolation
Antonim:
- Homecoming
- Return
- Acceptance
- Belonging
Kata “exile” sering digunakan dalam konteks sosial, politik, dan sastra, menggambarkan pengalaman seseorang yang terpaksa meninggalkan rumah dan kehilangan koneksi dengan budaya serta identitas mereka.
-
The political leader was forced into exile after the coup.
- Pemimpin politik itu dipaksa untuk pergi ke pengasingan setelah kudeta.
-
She lived in exile for many years before returning home.
- Dia tinggal di pengasingan selama bertahun-tahun sebelum kembali ke rumah.
-
The writer wrote about his experiences in exile.
- Penulis itu menulis tentang pengalamannya dalam pengasingan.
-
Exile can be a difficult and lonely experience.
- Pengasingan bisa menjadi pengalaman yang sulit dan sepi.
-
Many artists have created powerful works during their time in exile.
- Banyak seniman telah menciptakan karya-karya yang kuat selama mereka berada di pengasingan.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com