dysplasia Dalam Bahasa Indonesia
Dysplasia
Definisi:
Dysplasia adalah kondisi yang ditandai dengan perkembangan abnormal atau gangguan dalam pertumbuhan sel atau jaringan. Istilah ini sering digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan pertumbuhan jaringan yang tidak normal yang dapat berpotensi berkembang menjadi kondisi lebih serius, termasuk kanker. Dysplasia dapat terjadi dalam berbagai jaringan tubuh, termasuk jaringan epitel (misalnya, pada serviks), tulang, dan jaringan lainnya.
Penggunaan:
Kata ini sering digunakan dalam laporan medis dan diagnostic imaging untuk merujuk pada kelainan pertumbuhan. Misalnya, “Dia didiagnosis dengan dysplasia serviks setelah hasil pap smear menunjukkan sel-sel abnormal.”
Etimologi:
Kata “dysplasia” berasal dari bahasa Yunani, dari “dys-” yang berarti “sulit” atau “cacat,” dan “plasis” yang berarti “pembentukan” atau “pertumbuhan.” Dengan demikian, dysplasia dapat diartikan secara harfiah sebagai “pembentukan yang salah atau abnormal.”
Pelafalan:
Dysplasia /dɪsˈpleɪ.zi.ə/ (dis-PLAY-zee-uh)
Sinonim:
- Abnormalitas perkembangan
- Displasia (sering digunakan dalam konteks lain seperti kondisi tulang)
Antonim:
- Normoplasia (kondisi pertumbuhan normal)
- Adaptasi (proses penyesuaian yang sehat dan sesuai dengan lingkungan)
Dysplasia merupakan istilah penting dalam bidang kedokteran, khususnya dalam onkologi dan patologi, dan pemahaman yang baik tentang kondisi ini penting untuk diagnosa serta pengobatan yang tepat.
-
The doctor diagnosed the patient with hip dysplasia.
Dokter mendiagnosis pasien dengan displasia pinggul. -
Dysplasia can lead to severe health issues if not treated early.
Displasia dapat menyebabkan masalah kesehatan serius jika tidak diobati lebih awal. -
Regular check-ups are important to monitor any signs of dysplasia.
Pemeriksaan rutin penting untuk memantau tanda-tanda displasia. -
The genetic study focused on the causes of dysplasia in certain breeds of dogs.
Studi genetik tersebut berfokus pada penyebab displasia pada ras anjing tertentu. -
Early intervention can help manage the symptoms of dysplasia effectively.
Intervensi dini dapat membantu mengelola gejala displasia secara efektif.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com