droopy Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Droopy
Definisi:
“Droopy” adalah sebuah kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tergantung atau melorot, khususnya dalam konteks fisik. Ini bisa merujuk pada keadaan objek yang tampak lesu, lemas, atau tidak kencang. Dalam konteks manusia atau hewan, “droopy” sering kali digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah atau bagian tubuh yang tampak lelah, sedih, atau kurang bertenaga.
Penggunaan:
Kata ini sering kali digunakan untuk menjelaskan kondisi fisik atau emosional. Misalnya:
- “After the long hike, she appeared droopy and in need of rest.” (Setelah pendakian yang panjang, dia tampak lesu dan butuh istirahat.)
- “The flowers looked droopy due to a lack of water.” (Bunga-bunga itu terlihat melorot karena kurang air.)
Etimologi:
Kata “droopy” berasal dari kata dasar “droop,” yang berarti ‘melorot’ atau ‘jatuh.’ Kata “droop” sendiri muncul dari bahasa Inggris Kuno “drūpan,” yang berarti ‘menyusut’ atau ‘menggantung.’
Pelafalan:
Droopy /ˈdruːpi/
Sinonim:
- Sagging
- Limp
- Wilting
- Slack
Antonim:
- Upright
- Firm
- Alert
- Energized
Dengan demikian, “droopy” merujuk pada keadaan sesuatu yang tampak lesu atau menurun dalam semangat atau kinerja, baik pada objek maupun makhluk hidup.
-
The dog’s ears looked droopy after a long day of playing.
Telinga anjing itu terlihat layu setelah seharian bermain. -
She wore a droopy hat that hung down over her eyes.
Dia mengenakan topi yang layu yang tergantung di wajahnya. -
The flowers in the vase were droopy and needed water.
Bunga-bunga di vas itu layu dan perlu disiram. -
After the long meeting, everyone felt droopy and tired.
Setelah pertemuan yang panjang, semua orang merasa lelah dan lesu. -
The child’s eyes were droopy as he struggled to stay awake.
Mata anak itu layu saat dia berjuang untuk tetap terjaga.