crosslinguistic Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Crosslinguistic
Definisi: “Crosslinguistic” merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada fenomena atau studi yang melibatkan perbandingan antara dua bahasa atau lebih. Istilah ini biasanya digunakan dalam konteks linguistik untuk membahas aspek-aspek yang dapat ditemukan di berbagai bahasa, seperti struktur, tata bahasa, atau kosakata.
Penggunaan: Istilah “crosslinguistic” sering digunakan dalam penelitian linguistik, psikolinguistik, dan sosiolinguistik. Contoh penggunaan dalam kalimat:
2:14
- “The study takes a crosslinguistic approach to understand how different cultures influence language development.”
- “Crosslinguistic analysis reveals similarities and differences in the syntax of various languages.”
Etimologi: Kata “crosslinguistic” berasal dari gabungan dua kata:
- “cross” yang berarti “menyeberang” atau “melintasi,”
- dan “linguistic” yang berasal dari bahasa Latin “lingua,” yang berarti “bahasa.” Secara harfiah, “crosslinguistic” dapat diartikan sebagai “melintasi bahasa-bahasa.”
Pelafalan: /ˌkrɔs.lɪŋˈɡwɪs.tɪk/
Sinonim:
- Multilingual
- Comparative linguistics (dalam konteks studi perbandingan bahasa)
Antonim:
- Monolingual (berkaitan dengan satu bahasa)
- Intralinguistic (merujuk pada struktur atau fenomena dalam satu bahasa saja)
Secara keseluruhan, istilah “crosslinguistic” sangat relevan bagi para peneliti yang mempelajari interaksi dan perbandingan di antara berbagai bahasa, dan memberikan perspektif yang lebih luas tentang bahasa dan cara kerjanya di tingkat global.
-
English: The study focused on crosslinguistic influences in bilingual children.
Indonesian: Studi tersebut berfokus pada pengaruh lintas bahasa pada anak-anak dua bahasa. -
English: Crosslinguistic analysis can reveal similarities between languages.
Indonesian: Analisis lintas bahasa dapat mengungkapkan kesamaan antara bahasa-bahasa. -
English: Researchers found crosslinguistic patterns in the way different cultures express emotions.
Indonesian: Peneliti menemukan pola lintas bahasa dalam cara berbagai budaya mengekspresikan emosi. -
English: The workshop emphasized crosslinguistic comparisons to improve language learning.
Indonesian: Lokakarya tersebut menekankan perbandingan lintas bahasa untuk meningkatkan pembelajaran bahasa. -
English: Understanding crosslinguistic factors is essential for effective translation.
Indonesian: Memahami faktor lintas bahasa sangat penting untuk terjemahan yang efektif.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com