Goong.com - Kamus Generasi Baru

confounder Dalam Bahasa Indonesia

Kata Kunci: Confounder

Definisi: Confounder adalah variabel yang dapat mempengaruhi hasil dari sebuah studi atau analisis. Dalam konteks penelitian ilmiah, confounder dapat menyebabkan kebingungan atau distorsi hasil, karena variabel ini berhubungan dengan baik variabel independen (penyebab) maupun variabel dependen (efek). Adanya confounder dapat menjadikan kesimpulan yang ditarik dari penelitian menjadi tidak valid jika tidak dipertimbangkan.

Penggunaan: Menyusun dan menganalisis data dengan memperhatikan confounders sangat penting guna memastikan bahwa hasil penelitian mencerminkan hubungan yang sebenarnya antara variabel-variabel yang sedang diteliti. Misalnya, “The researchers controlled for age as a confounder in their study of diet and heart disease.”

Etimologi: Kata “confounder” berasal dari kata “confound” yang diturunkan dari bahasa Latin “confundere,” yang berarti “menyatukan” atau “menggabungkan.” Dalam konteks ini, “confound” mencerminkan cara di mana variabel dapat menyulitkan interpretasi hubungan antara variabel yang dianalisis.

Pelafalan: /kənˈfaʊndər/

Sinonim:

  1. Confounding variable
  2. Distorter
  3. Biasing variable

Antonim:

  1. Control variable
  2. Isolated variable
  3. Independent variable (dalam konteks tertentu)

Dengan pemahaman ini, penggunaan istilah “confounder” dalam penelitian epidemiologi dan ilmu sosial menjadi lebih jelas, mengakui pentingnya memperhitungkan variabel yang dapat memengaruhi hasil analisis secara signifikan.

  1. The researcher identified several confounders that could affect the study’s results.
    Peneliti mengidentifikasi beberapa faktor pengganggu yang dapat mempengaruhi hasil studi.

  2. In statistics, a confounder is a variable that influences both the independent and dependent variables.
    Dalam statistik, faktor pengganggu adalah variabel yang mempengaruhi baik variabel independen maupun dependen.

  3. The presence of confounders can lead to misleading conclusions in an experiment.
    Kehadiran faktor pengganggu dapat mengarah pada kesimpulan yang menyesatkan dalam sebuah eksperimen.

  4. It is essential to control for confounders to ensure the validity of the research findings.
    Sangat penting untuk mengontrol faktor pengganggu guna memastikan validitas temuan penelitian.

  5. The study underestimated the impact of confounders, which skewed its overall findings.
    Studi tersebut meremehkan dampak faktor pengganggu, yang membuat hasil keseluruhannya tidak akurat.

Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com