chain-smoking Dalam Bahasa Indonesia
Kata Kunci: Chain-smoking
Definisi: Chain-smoking adalah kebiasaan merokok secara berurutan, di mana seseorang merokok satu batang rokok setelah yang lainnya tanpa jeda yang signifikan di antara mereka. Kebiasaan ini sering kali mencerminkan ketergantungan pada nikotin, di mana perokok merasa perlu untuk terus merokok guna menjaga tingkat kepuasan atau mengatasi gejala penarikan.
Penggunaan:
- “Dia adalah seorang chain-smoker yang tidak bisa menghabiskan satu jam tanpa merokok.”
- “Chain-smoking dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jangka panjang.”
Etimologi: Istilah ini berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris: “chain” yang berarti rantai atau serangkaian, dan “smoking” yang merujuk pada tindakan merokok. Istilah ini mulai digunakan pada awal abad ke-20 untuk menggambarkan kebiasaan merokok tanpa henti.
Pelafalan: /ʧeɪn ˈsmoʊkɪŋ/
Sinonim:
- Continuous smoking
- Heavy smoking
- Serial smoking
Antonim:
- Non-smoking
- Intermittent smoking
- Moderate smoking
Kebiasaan chain-smoking sering kali dikaitkan dengan risiko kesehatan yang lebih tinggi, termasuk penyakit jantung, kanker paru-paru, dan masalah pernapasan. Konsultasi dengan profesional medis dan pendukung berhenti merokok disarankan bagi mereka yang ingin mengurangi atau menghapuskannya dari gaya hidup mereka.
-
He has been chain-smoking for years, which has affected his health.
- Dia telah merokok tidak terputus selama bertahun-tahun, yang mempengaruhi kesehatannya.
-
Chain-smoking during the meeting made it difficult for everyone to concentrate.
- Merokok terus menerus selama rapat membuat semua orang sulit berkonsentrasi.
-
She tried to quit chain-smoking, but the habit was hard to break.
- Dia mencoba berhenti merokok terus-menerus, tetapi kebiasaannya sulit untuk dihilangkan.
-
Chain-smoking is known to increase the risk of various diseases.
- Merokok tidak terputus diketahui meningkatkan risiko berbagai penyakit.
-
His chain-smoking habit led to severe breathing problems.
- Kebiasaan merokok terus menerusnya menyebabkan masalah pernapasan yang parah.