broken heart Dalam Bahasa Indonesia
Broken Heart
Definisi:
“Broken heart” merujuk pada perasaan kesedihan yang mendalam dan rasa sakit emosional yang diakibatkan oleh kehilangan cinta, pengkhianatan, atau perpisahan dari orang yang dicintai. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan dampak emosional yang dirasakan seseorang ketika hubungan asmara berakhir atau ketika mengalami kekecewaan romantis.
Penggunaan:
Ungkapan “broken heart” sering digunakan dalam konteks percintaan, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam seni, seperti puisi, lagu, dan novel. Misalnya: “After their breakup, he felt as if he had a broken heart.”
Etimologi:
Istilah “broken heart” berasal dari bahasa Inggris, terdiri dari dua kata: “broken,” yang merupakan bentuk partisi dari “break,” berarti memisahkan atau menghancurkan, dan “heart,” yang merujuk pada organ vital serta secara metaforis mewakili emosi dan perasaan. Istilah ini telah digunakan sejak abad ke-17 untuk menyampaikan rasa sakit emosional.
Pelafalan:
/ˈbroʊ.kən hɑrt/
Sinonim:
- Heartache
- Heartbreak
- Sorrow
- Grief
- Desolation
Antonim:
- Joyful heart
- Contentment
- Happiness
- Bliss
- Fulfillment
Secara keseluruhan, “broken heart” adalah ungkapan yang kuat yang menggambarkan rasa sakit emosional yang dapat dialami seseorang dalam konteks hubungan interpersonal, khususnya dalam cinta.
-
She felt a deep sense of sadness after her broken heart.
Dia merasakan kesedihan yang mendalam setelah hatinya hancur. -
He wrote a song about his broken heart.
Dia menulis lagu tentang hatinya yang hancur. -
Time can heal a broken heart.
Waktu dapat menyembuhkan hati yang hancur. -
Her broken heart took a long time to mend.
Hati yang hancur itu membutuhkan waktu lama untuk pulih. -
He tried to move on, but the pain of his broken heart lingered.
Dia mencoba untuk melanjutkan hidup, tetapi rasa sakit dari hatinya yang hancur masih terasa.
Tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan video YouTube. Tombik.com